Syair:
It Came upon a Midnight Clear,
Edmund Hamilton Sears, 1849,
1.
. Di malam sunyi bergema nyanyian mulia.
Malaikat turun mendekat dengan beritanya,
"Sejaht'ra bagi dunia, t'lah datang Penebus."
Heninglah bumi mendengar nyanyian yang kudus.
2.
. Tetap malaikat menembus angkasa yang gelap,
membawa kidung damaiNya di bumi yang penat
sayapnya dikembangkannya di atas yang sendu
di kancah dosa terdengar nyanyian yang kudus.
3.
. Tetapi dosa pun tetap melanda dunia,
menyangkal kidung Kabar Baik sekian lamanya.
Hai insan, buka hatimu, mengapa rusuh t'rus?
Diamkan gaduh dan dengar nyanyian yang kudus.
4.
. Hai, kamu yang menanggung b'rat, yang hidup tertekan,
mendaki, susah jalanmu, langkahmu pun pelan,
Hai lihat, hari jadi t'rang, bebanmu ditebus.
Tabahkan hati dan dengar nyanyian yang kudus.
5.
. T'lah hampir penggenapannya nubuat kaum nabi:
'Kan datang zaman mulia, indahnya tak terp'ri.
Seluruh dunia 'kan penuh sejaht'ra Penebus
serta mengulang menggema nyanyian yang kudus.