Syair:
Once in Royal David’s City,
Cecil Frances Alexander, 1848,
. Dalam kota raja Daud ada kandang yang rendah.
Di palungan dibaringkan Bayi mungil yang lemah.
Yesus Kristus namaNya dan Maria bundaNya
2.
. Ia turun dari sorga, Tuhan alam semesta.
Dan palungan dalam kandang tempat tidur bagiNya.
Ia hidup beserta orang hina dan rendah.
3.
. Waktu Ia kanak-kanak, Ia patuh dan benar
menghormati orang tua Ia tumbuh dan besar.
Anak-anak, marilah mengikuti contohNya!
4.
. Tak berbeda dari kita, dari aku dan engkau,
tawa riang dan tangisan semuanya Ia tahu.
Suka duka dunia dirasakan olehNya.
5.
. Nanti kita pun melihat Anak ini yang lemah
jadi Jurus'lamat kita, Raja sorga mulia.
Kita pun dipimpinNya masuk sorga s'lamanya.
6.
. Bukan dalam kandang hina kita lihat kuasaNYa,
tapi k'lak di dalam sorga dengan Allah, BapaNya.
Nanti kita menyembah di keliling takhtaNya.